Widget HTML Atas

MATERI CPNS | MATERI CPNS 2020 (TWK - TIU - TKP)

Image result for MATERI CPNS



MATERI PEMBAHASAN CPNS 2020 TKP ASPEK KEMAMPUAN PENGENDALIAN DIRI

MATERI PEMBAHASAN CPNS 2020 TKP ASPEK KEMAMPUAN PENGENDALIAN DIRI - Ketika seseorang menghadapi situasi tertentu, apalagi situasi yang tidak disukai maka cenderung emosinya akan muncul. Pada kondisi itu,orang tersebut sedang diuji aspek pengendalian diri.

Oleh karena itu pada tes TKP CPNS, aspek pengendalian diri juga diujikan dengan  tujuan  untuk  mengukur tingkat kedewasaan  seseorang  dalam mengontrol emosinya ketika menghadapi situasi tertentu  yang tidak disukainya. Sikap seseorang yangmemiliki second opinion atau pilihan cadangan agar terhindar dari sikap emosi yang merusak.

Setiap orang pastinya akan bertambah tua, namun tidak setiap orang mampu bertambah dewasa. Tidak bisa dimungkiri,aspek pengendalian diri merupakan salah satu inti kedewasaan seseorang.

 Tips:
Apabila Anda ingin meluapkan emosi, maka pilihlah kegiatan positif yang mampu menyalurkan emosi Anda contohnya olahraga.
Beberapa metode pengendalian diri yang dapat dilakukan adalah puasa, yoga, atau meditasi.
Anjuran berpuasa dapat diikuti oleh semua agama, karena dapat  diambil  manfaatnya dari segi kesehatan seperti menstabilkan gula darah.

Dari sigi psikis, puasa dikenal mampu mendidik agar jadi  lebih sabar, lebih tahan banting terhadap masalah dan lebih kuat mengendalikan amarah serta hawa nafsu yang merusak.
Yoga atau meditasi dikenal mampu melatih ketenangan batin, dan berpikir jernih.
Pahamilah bahwa saat Anda menghadapi cobaan, maka kesabaran adalah kunci suksesnya.

Contoh:
1. Bila ada rekan kerja yang salah menuliskan gelar Saya di dalam surat, maka Saya ...
A. Tersinggung karena gelar tersebut Saya peroleh dengan susah payah dan merupakan kehormatan Saya.
B. Biasa saja, tidak tersinggung sama sekali.
C. Saya mengingatkan kekeliruannya dengan baik-baik.
D. Saya mengingatkannya dengan tegas agar diajera.
E. Keliru menulis gelar bukanlah masalah yang besar bagi saya.

Jawaban:C

Pembahasan:
Bila ada rekan kerja yang salah menuliskan gelar Saya di dalam surat, maka Saya ...

A. Tersinggung karena gelar tersebut Saya peroleh dengan susah payah dan merupakan kehormatan Saya.
Skor 2:
Gelar memang diperoleh dengan cara yang tidak mudah, kehormatan juga perlu dijaga, dan tersinggung adalah hal yang wajar.

B. Biasa  saja,  tidak  tersinggung sama sekali.
Skor 3:
Namun perlu diwaspadai karena bisa mengarah ke sifat permisif.

C. Saya  mengingatkan  kekeliruannya dengan baik-baik.
Skor 5:
Menunjukkan sikap yang bijaksana dan mampu mengendalikan diri dengan baik.

D. Saya mengingatkannya dengan tegas agar dia jera.
Skor 1:
Mengingatkan kekeliruan orang lainmemangdiperlukan. Namun, pribadi yang mempunyai pengendalian diri yang baik tidak akan menunjukkan secara terang-terangan di depan umum. Dirinya akan memilih cara mengungkapkan yang lebih halus.

E. Keliru menulis gelar  bukanlah masalah yang besar bagi saya.
Skor 4:
Kekeliruan tersebut masih bisa diperbaiki dengan cara-cara yang baik sehingga tidak perlu dianggap sebagai masalah besar karena masih tergolong mudah ditangani.

2. Rumah impian yang Saya idam-idamkan telah selesai pembangunannya. Rencananya minggu depan Saya ingin mengadakan acara syukuran atas selesainya pembangunan tersebut dengan acara makan-makan. Namun, ada hal kecil yang merusak rencana tersebut, maka Saya akan ...
A. Sangat sedih dan marah sekali, karena hal kecil mampu merusak rencana besar yang telah Saya atur.
B. Melakukan evaluasi menyeluruh.
C. Tidak  bisa  dimungkiri, tentu
saja saya marah.
D. Menarik diri dari rencana karena butuh waktu menenangkan diri.
E. Memarahi semua pihak yang juga ikut bertanggung jawab akan hal ini sampai rasa panas di hati reda.

Jawaban: B

Pembahasan:
Rumah impian yang Saya idam­idamkan telah selesai pembangunannya. Rencananya minggu depan Saya ingin mengadakan acara syukuran atas selesainya pembangunan tersebut dengan acara makan-makan. Namun ada hal kecil yang merusak rencana tersebut, maka Saya akan ...

A. Sangat sedih dan marah sekali, karena hal kecil mampu merusak rencana besar yang telah Saya atur.
Skor 2:
Termasuk sikap yang tidak dapat mengendalikan diri dengan baik.

B. Melakukan evaluasi menyeluruh.
Skor 5:
Menunjukkan sikap yang bijaksana, mampu mengendalikan diri dan berpikir jernih.

C. Tidak  bisa  dimungkiri, tentu saja saya marah.
Skor 4:
Marah adalah hal yang wajar. Pada saat orang marah maka terkumpullah energi. Energi ini perlu disalurkan. Orang dengan pengendalian diri yang baik tentunya akan menyalurkan energi ini ke hal-hal yang positif seperti olahraga.

D. Menarik diri dari rencana karena butuh waktu menenangkan diri.
Skor 3:
Mengambil sedikit waktu untuk menenangkan diri atau berpikir ada baiknya, namun jangan terlalu lama, tanpa permisi sehingga terkesan lari dari masalah.

E. Memarahi semua pihak yang juga ikut bertanggung jawab akan hal ini sampai rasa panas di hati reda.
Skor 1:
Menunjukkan sikap yang tidak dapat mengendalikan diri dengan baik.

Demikianlah informasi MATERI PEMBAHASAN CPNS 2020 TKP ASPEK KEMAMPUAN PENGENDALIAN DIRI - semoga bermanfaat dan lulus CPNS tahun ini. 




MATERI TIU CPNS 2020 ANTONIM LAWAN KATA

MATERI TIU CPNS 2020 ANTONIM LAWAN KATA - Tes antonim ini cukup sederhana, yaitu menguji peserta untuk menentukan lawan dari suatu kata dengan cara mencari lawan kata atau kata yang memiliki makna/definisi yang bertentangan dengan kata tertentu.

Pada saat mengerjakan  jenis tes ini sangat diharapkan peserta mampu berkonsentrasi dengan baik, karena terkadang pilihan jawaban yang disediakan ada kata-kata pengecoh (yang merupakan sinonim dari kata pada soal). Oleh karena itu, ketelitian sangatlah diperlukan.

Layaknya tes sinonim, tes antonim juga untuk mengukur seberapa luas wawasan seseorang. Orang yang mengenali banyak kata biasanya adalah orang yang rajin membaca, terutama kata-kata yang berasal dari disiplin ilmu yang beragam.

Contoh:
PROLOG >< ....
A. Pembukaan
B. Penutup
C. Dialog
D. Monolog
E. Pendahuluan

Jawaban:B
Pembahasan:
Prolog adalah pembukaan atau pendahuluan sehingga antonimnya adalah penutup.


TIPS:1. Tingkatkan kemampuan perbendaharaan kata dengan memperbanyak membaca buku ataupun membaca berita dari media cetak, dan mendengarkan berita dari media massa.2. Cari tahu arti perbendaharaan kata yang belum Anda ke­ tahui dengan membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).3. Perkayalah perbendaharaan kata  dalam bahasa lnggriskarena hal tersebut sangat membantu dalam menyelesaikan soal.4. Hindari menghabiskan waktu untuk menjawab hanya satu soal    karena    penasaran.Karena waktu yang diberikan sangat terbatas, maka Anda sebaiknya mengerjakan soal ini dengan cepat dan teliti.5. Hati-hati dan konsentrasi! Pada saat mengerjakan soal tes antonim, jangan sampai Anda  berpikir  bahwa Anda sedang mencari  sinonim/ persamaannya. lni  sering terjadi pada peserta tes. Ketika di tengah-tengah tes, ia tidak sadar telah mencari jawaban yang merupakan sinonimnya, bukan lawan katanya. Apalagi biasanya soal Sinonim dan Antonim  berdekatan  waktu pengerjaannya  sehingga memungkinkan  peserta tes kurang konsentrasi dalam mengerjakan  soal.  Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam  memahami  perintah soal  dan  memilih jawaban yang tepat.

lngat bahwa Anda sedang mencari antonim (lawan kata) dari sebuah kata. Oleh karena itu, jangan sampai terjebak dengan kata pada pilihan ganda yang merupakan sinonim dari soal. Konsentrasi penuh sangat diperlukan di sini.

Contoh:
TERKATUNG >< ....
A. Melayang
B. Pasti
C. Ombak
D. Terperosok
E. Terbenam

Biasanya karena tergesa-gesa banyak yang secara tidak sadar menjawab MELAYANG, padahal yang dicari adalah lawan kata dari terkatung, yaitu TERBENAM!

TRIK:
1. Jika dalam pilihan ganda terdapat kemiripan arti, pilih­ lah yang paling berbeda.
2. Amati pilihanjawaban, carilah dua jawaban yang berla­ wanan!
Jika dalam pilihan jawaban terdapat dua kata yang berlawanan, kemungkinan besar jawaban yang tepat adalah salah satunya. Sering kali jawaban soal tes antonim berada pada salah satu dari dua kata yang berlawanan tersebut.


Contoh:
TERKATUNG >< ....
A. Melayang
B. Pasti
C. Ombak
D. Terperosok
E. Terbenam

3. Untuk kata-kata latin/ ilmiah, utamakan memilih jawaban yang mirip dengan soal.

Contoh 1:
ANTIPATI >< ....
A. Melawan
B. Setuju
C. Lekas mati
D. Simpati
E. Bertahan hidup

Contoh 2:
KONKAF >< ....
A. Konveks
B. Optik
C.  Lensa
D. Cekung
E. Konveksi


Demikianlah informasi MATERI TIU CPNS 2020 ANTONIM LAWAN KATA - semoga bermanfaat dan lulus CPNS tahun ini.




MATERI CPNS 2020 TKP ASPEK ORIENTASI PADA PELAYANAN

MATERI CPNS 2020 TKP ASPEK ORIENTASI PADA PELAYANAN - PNS sudah tentu harus siap dengan pekerjaan yang bersifat pelayanan. Hal itu merupakan suatu bentuk pengabdian bagi negara karena melayani masyarakat

Aspek orientasi pada pelayanan yang diujikan di tes TKP CPNS, bertujuan untuk mengukur kesiapan dan kesigapan pada tugas pelayanan yang diberikan. Seseorang yang berorientasi pada pelayanan akan terindikasi dari: selalu mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi; senang melayani terutama untuk kepentingan orang banyak.

 TIPS:
Biasakan untuk tidak menunda-nunda pekerjaan.
Melatih diri untuk disiplin.
Menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan skala prioritas.
Mempergunakan waktu secara optimal, terutama saat jam kerja.
Manfaatkan waktu luang dengan hal-hal yang positif dan produktif.

Contoh:
1. Saat bertugas di bagian pelayanan, Saya ditempatkan di loket pengaduan konsumen yang terletak di lantai satu. Suatu hari datang konsumen yang merupakan difabel, meminta tolong untuk dibantu dalam proses kepengurusan administrasi tempat letak loket kepengurusan tersebut berada di lantai dua. Sikap Saya adalah ...
A. Mengarahkan konsumen ke loket lainnya, dengan melihat bahwa penjaga loket yang merupakan rekan Saya waktunya lebih luang.
B. Mengarahkan konsumen ke satpam karena satpam lebih mudah dimintai bantuan.
C. Mengarahkan konsumen ke loket yang seharusnya, yaitu loket administrasi yang berada di lantai dua. Semua itu sudah sesuai dengan aturan yang diberlakukan.
D. Memberi saran ke konsumen bahwa sebaiknya dia membawa rekan atau saudara yang bisa membantu keperluannya karena perlu diingat bahwa dia difabel.
E. Mencari rekan pengganti untuk loket yang saya jaga, kemudian membantu konsumen untuk kepengurusan administrasi menuju lantai dua.

Jawaban: E

Pembahasan:
Saat bertugas di bagian pelayanan, Saya ditempatkan di loket pengaduan konsumen yang terletak di lantai satu. Suatu hari datang konsumen yang merupakan difabel, meminta tolong untuk dibantu dalam proses kepengurusan administrasi tempat letak loket kepengurusan tersebut berada di lantai dua. Sikap Saya adalah ...

A. Mengarahkan konsumen ke loket lainnya, dengan melihat bahwa penjaga loket yang merupakan rekan Saya waktunya lebih luang.
Skor 4:
Mengarahkan ke pegawai lain yang lebih fleksibel boleh-boleh saja, namun apabila Anda mampu menyelesaikan sendiri tentunya lebih baik.

B. Mengarahkan konsumen ke satpam karena satpam lebih mudah dimintai bantuan.
Skor 3:
Mengarahkan ke pegawai lain yang lebih fleksibel tetap harus memperhatikan bahwa pegawai tersebut tidak menjadi terganggu tugas utamanya.

C. Mengarahkan konsumen ke loket yang seharusnya, yaitu loket administrasi yang berada di lantai dua. Semua itu sudah sesuai dengan aturan yang diberlakukan.
Skor 2:
Mengarahkan sesuai aturan memang baik, namun tidak ada salahnya jika mengusahakan pelayanan yang terbaik dengan memberikan kemudahan akses bagi konsumen.

D. Memberi saran ke konsumen bahwasebaiknya diamembawa rekan atau saudara yang bisa membantu keperluannya karena perlu diingat bahwa dia difabel.
Skor 1:
Tindakan yang kurang tepat karena berpotensi menyinggung perasaan orang lain dan menunjukkan sikap yang tidak berorientasi pada pelayanan.

E. Mencari rekan pengganti untuk loket yang saya jaga, kemudian membantu konsumen untuk kepengurusan administrasi menuju lantai dua.
Skor 5:
Tindakan paling tepat karena berorientasi pada pelayanan dengan tidak membedakan golongan konsumen.


2. Dalam suatu pelatihan kepegawaian yang Saya ikuti, ada gerakan 35, yaitu Senyum, Sapa, dan Salam yang harus diterapkan di seluruh bagian instansi. Saat ini, Saya ditempatkan di bagian front office yang merupakan bagian terdepan di instansi tempat Saya bekerja. Sikap saya setelah pelatihan kepegawaian tersebut adalah ...

A. Melakukan seperti yang saya lakukan setiap hari karena khawatir gerakan 35 akan tampak seperti suatu hal yang aneh bagi orang lain.
B. Saya akan mulai gerakan 35 hanya jika Saya sudah siap.
C. Cukup dengan memasang poster yang bertuliskan gerakan 35 dan artinya, itu sudah membuat semua orang memahami bahwa Saya sudah melakukan anjuran pelatihan tersebut.
D. Menerapkan gerakan 35 seperti yang diajarkan di pelatihan.
E. Menerapkan gerakan 35 seperti yang diajarkan di pelatihan hanya pada saat awal bekerja saja biar seragam dengan bagian lainnya.

Jawaban:D

Pembahasan:
Dalam suatu pelatihan kepega­ waian yang Saya ikuti, ada gerakan 35, yaitu Senyum, Sapa, dan Salam yang harus diterapkan di seluruh bagian instansi. Saat ini, Saya ditempatkan di bagian front office yang merupakan bagian terdepan di instansi tempat Saya bekerja. Sikap saya setelah pelatihan kepegawaian tersebut adalah ....

A. Melakukan seperti yang saya lakukan setiap hari karena khawatir gerakan 35 akan tampak seperti suatu hal yang aneh bagi orang lain.
Skor 1:
Perlu keberanian, percaya diri dan cepat beradaptasi untuk menerapkan gerakan 35.

B. Saya akan mulai gerakan 35 hanya jika Saya sudah siap.
Skor 2:
Perlu kesiapan diri dalam waktu yang cepat untuk menerapkan 35 segera mungkin.

C. Cukup dengan memasang poster yang bertuliskan gerakan 35 dan artinya, itu sudah membuat semua orang memahami bahwa Saya sudah melakukan anjuran pelatihan tersebut.
Skor 3:
Gerakan 35 akan lebih baik jika diterapkan bukan sekadar slogan.

D. Menerapkan gerakan 35 seperti yang diajarkan di pelatihan.
Skor 5:
Tindakan yang paling tepat, gerakan 35 diterapkan untuk mengoptimalkan pelayanan.

E. Menerapkan gerakan 35 se­ perti yang diajarkan di pelatihan hanya pada saat awal bekerja saja biar seragam dengan bagian lainnya.
Skor 4:

Menerapkan gerakan 35 pada saat awal bekerja sudah baik, namun akan lebih baik jika berlanjut di setiap pekerjaan dan di seluruh bagian.

Tidak ada komentar untuk "MATERI CPNS | MATERI CPNS 2020 (TWK - TIU - TKP)"

Berlangganan via Email